MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat Elang Timur Indonesia berkolaborasi dengan Gerakan Mahasiswa Pemuda Elit (GMP) menggelar aksi unjuk rasa pada hari ini, Jumat (12/6/2026).
Aksi ini diselenggarakan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan tegas terkait dugaan kelalaian dalam pelayanan publik dan kesehatan yang dinilai merugikan hak-hak masyarakat.
Waktu dan Lokasi Pelaksanaan
Berdasarkan pengumuman seruan aksi yang disebarkan, kegiatan dimulai tepat pukul 10.00 WITA dan akan berlangsung terus hingga tuntutan yang disampaikan mendapatkan tanggapan dan kepastian dari pihak berwenang.
Aksi ini dilakukan secara bertahap di tiga titik lokasi strategis di Kota Makassar, yaitu:
1. Kantor KPPG Sulawesi Selatan, beralamat di Jalan A.P. Pettarani
2. Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, beralamat di Jalan Urip Sumiharjo
3. Rumah Sakit Hikmah, beralamat di Jalan Yosep Latumahina
Tuntutan Utama Aksi
Dalam orasi dan spanduk yang dibawa, massa menyampaikan dua poin tuntutan pokok yang menjadi dasar aksi:
✅ Mencopot Kepala KPPG Sulawesi dari jabatannya, yang dinilai tidak menjalankan tugas dan fungsi pengawasan serta pelayanan secara maksimal.
✅ Memecat Direktur Rumah Sakit Hikmah, yang diduga lalai dalam menjalankan tanggung jawab sehingga gagal menjamin hak dan keselamatan pasien. Kelalaian tersebut dinilai telah mengakibatkan hilangnya nyawa pasien, sehingga harus ada pertanggungjawaban yang tegas.
Latar Belakang dan Pernyataan Massa
Koordinator lapangan yang mewakili Elang Timur Indonesia dan GMP menyatakan, aksi ini merupakan wujud kepedulian dan pengawasan sosial terhadap kinerja lembaga yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
“Kami tidak bermaksud membuat keributan, namun kami ingin tegaskan bahwa lembaga pelayanan publik dan kesehatan harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Jika ada oknum yang lalai dan merugikan rakyat, maka posisinya tidak layak dipertahankan,” tegas perwakilan oraganisasi.
Ia menambahkan, tuntutan ini bertujuan agar ada perbaikan sistem dan penegakan akuntabilitas, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang layak sesuai haknya.
Pengamanan dan Kondisi Lapangan
Menjelang dan selama aksi berlangsung, pihak kepolisian dari Polrestabes Makassar telah menurunkan sejumlah personel untuk mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Hingga saat ini, aksi berlangsung dengan tertib, damai, dan kondusif tanpa ada insiden yang mengganggu ketertiban umum.
Massa berharap pihak berwenang segera merespons tuntutan yang disampaikan, melakukan pemeriksaan mendalam, dan mengambil keputusan yang adil dan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih menyampaikan orasi dan menduduki lokasi aksi untuk menunggu tanggapan resmi dari pihak terkait.
