Notification

×

"Janji di Atas Kertas, Realitas di Lapangan — Masyarakat Menagih Kinerja Kapolri Baru"

Kamis, 22 Oktober 2026 | Oktober 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-22T03:57:31Z
JAKARTA - SOROTAN PUBLIK: Janji vs Realitas — Penagihan Kinerja Kapolri Baru Masyarakat secara wajar menuntut pembuktian nyata dari kinerja Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Kunci kepercayaan masyarakat terletak pada hasil nyata di lapangan, bukan sekadar komitmen di atas kertas. Kamis (22/10/2026).

Saat uji kelayakan di DPR, beliau sendiri menyatakan siap dinilai dari hasil kerja, bukan janji.
 
5 AGENDA UTAMA YANG DIHARAPKAN
 
Agenda Inti Komitmen 
1 Menghapus "No Viral, No Justice" Penegakan hukum berjalan sejak laporan diterima — tak perlu menunggu kasus viral dulu 

2 Mengikis Arogansi & Penyalahgunaan Wewenang Polri lebih humanis: tidak berbohong, tidak memeras, tidak merekayasa perkara 

3 Berantas Narkoba, Judi Online & Premanisme Tindak tegas jaringan yang meresahkan masyarakat — arahan langsung Presiden 

4 Reformasi Internal & Bersih-Bersih Struktural Mutasi perwira tinggi/Kapolda awal Oktober 2026; tindak tegas anggota yang melindungi kegiatan ilegal 

5 Pelayanan Hukum yang Mudah & Transparan Akses mudah, birokrasi sederhana, perlindungan terhadap korban 
 
NAMUN, KASUS BURUK MUNCUL DI AWAL MASA JABATAN
 
Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menagih janji dan ketegasan. Sejak pelantikan, justru sejumlah kasus mencuat:
 
Foto bugil oknum polisi beredar - Oknum mabuk di pesta pernikahan
Penembakan satpam
Pengeroyokan saksi di kantor polisi
 
"Arogansi dan perbuatan tak pantas jangan jadi suguhan di depan mata publik."

— Bambang Soesatyo, Anggota Komisi III DPR RI
 
SERUAN & PERINGATAN PENTING Arfendy, Ketua Umum RJN Serta & Arul Ketua Umum DPP KJNI.
 
"Kapolri sudah berjanji saat fit and proper test akan memperbaiki citra Polri agar menjadi polisi yang dicintai masyarakat."
 
Bambang Soesatyo menegaskan Kasus terbaru harus jadi momentum introspeksi seluruh anggota - Jika diabaikan, kepercayaan masyarakat akan hilang

- Kehilangan kepercayaan berisiko memicu perlawanan masyarakat terhadap aparat seperti yang pernah terjadi sebelumnya - Semua pihak berharap: kasus serupa jangan terulang
 
Janji harus diiringi tindakan cepat. Masyarakat tidak menuntut kesempurnaan, tetapi menuntut konsistensi: salah ditindak, kesalahan diperbaiki, kepercayaan dikembalikan.
 Kredibilitas Polri ada di tangan setiap anggotanya.
 
Semoga peringatan ini menjadi cambuk untuk perbaikan nyata, bukan sekadar pernyataan resmi.

Penulis : Tim
×
Berita Terbaru Update