Notification

×

Rakerkot KORMI Kota Yogyakarta 2026 Tegaskan Sinergi Kemantren dan INORGA Demi Prestasi Olahraga Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T12:47:03Z

YOGYAKARTA – Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KORMI Kota Yogyakarta Tahun 2026 kembali menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah organisasi, memperkuat sinergi antarkemantren dan INORGA, serta mendorong lahirnya prestasi olahraga masyarakat yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Agenda tahunan yang digelar Sabtu (23/05/2026) di Lantai 3 Gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta itu menjadi forum evaluasi sekaligus penetapan kebijakan strategis organisasi.

Ketua KORMI Kota Yogyakarta, Dra. Rr. Septi Sri Rejeki, menyampaikan bahwa Rakerkot bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi wadah penting menjaga kebersamaan, soliditas, serta tanggung jawab seluruh anggota KORMI.

Menurutnya, peran aktif KORMI Kemantren dan INORGA sangat menentukan keberhasilan program olahraga masyarakat di Kota Yogyakarta. Karena itu, disiplin kehadiran dan keterlibatan aktif dalam forum organisasi menjadi indikator penting komitmen kelembagaan.


Rakerkot dihadiri jajaran pengurus KORMI Kota Yogyakarta, perwakilan 14 KORMI Kemantren, 10 INORGA anggota tetap, serta lima calon INORGA. Kehadiran unsur KORMI DIY, KORMI kabupaten se-DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, serta KONI Kota Yogyakarta turut memperkuat sinergi lintas lembaga.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Yogyakarta, Deni Sudaryanto, menilai KORMI Kota Yogyakarta berhasil menunjukkan pengelolaan program yang efektif, termasuk mampu membangun kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat di luar dukungan APBD.

Sementara Ketua KORMI DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, menegaskan bahwa KORMI memiliki peran strategis dalam menaungi olahraga rekreasi, kebugaran, dan kesehatan masyarakat yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Salah satu agenda penting forum adalah verifikasi lima calon INORGA. Hasilnya, ASIAFI, KBI, KJNI, dan INASSOC resmi menjadi anggota tetap KORMI Kota Yogyakarta setelah dinilai memenuhi kelayakan administrasi dan kesiapan organisasi. Sedangkan PKBSI ditetapkan sebagai anggota sementara.
Tak hanya itu, forum juga menetapkan kebijakan bahwa KORMI Kemantren maupun INORGA anggota tetap yang tidak aktif hadir dalam Rakerkot tidak akan memperoleh alokasi hibah tahun ini. Anggaran akan dialihkan kepada anggota yang aktif berpartisipasi.

Melalui Rakerkot 2026, KORMI Kota Yogyakarta menegaskan langkah menuju organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada prestasi olahraga masyarakat melalui sinergi kuat antara Kemantren, INORGA, dan seluruh pemangku kepentingan. (LH)
×
Berita Terbaru Update