Notification

×

Jelang Operasi Ketupat 2026, GNI Jabodetabek Apresiasi Kepemimpinan Humanis Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho

Kamis, 19 Februari 2026 | Februari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-19T15:24:42Z


Jakarta, 19 Februari 2026- Korlantas Polri mencatat hasil positif dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi tersebut dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus menurunkan fatalitas korban meninggal dunia secara signifikan di seluruh Indonesia.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun hingga 51,06 persen dibandingkan periode sebelum operasi. Penurunan ini menjadi indikator utama keberhasilan operasi yang dilaksanakan melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan di lapangan.

“Alhamdulillah, secara umum Operasi Keselamatan 2026 berhasil, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di lapangan. Parameter paling membahagiakan adalah jumlah korban meninggal dunia turun drastis sebesar 51,06 persen dibandingkan periode sebelum operasi,” ujar Irjen Pol Agus di Jakarta.


Selain fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga tercatat menurun sebesar 34,96 persen atau berkurang 2.098 kejadian. Penurunan juga terjadi pada korban luka berat sebesar 23,04 persen serta korban luka ringan sebesar 33,17 persen.

Capaian tersebut, menurut Irjen Pol Agus, tidak terlepas dari masifnya kegiatan preemtif dan preventif melalui program Polantas Menyapa dan Melayani. Selama Operasi Keselamatan 2026 berlangsung, lebih dari 14,8 juta kegiatan edukasi dilakukan oleh personel di lapangan guna membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Edukasi dilakukan tanpa pendekatan represif sehingga masyarakat tertib berlalu lintas bukan karena rasa takut, melainkan karena kesadaran akan pentingnya keselamatan.

Menanggapi capaian tersebut, Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan humanis yang diterapkan Kakorlantas Polri.

Ketua Umum GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, menilai keberhasilan Operasi Keselamatan 2026 menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan pelayanan publik yang mengedepankan sisi kemanusiaan terbukti efektif dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban jiwa.

“GNI Jabodetabek mengapresiasi kepemimpinan Kakorlantas Polri yang menempatkan keselamatan publik sebagai prioritas. Penurunan fatalitas hingga lebih dari 51 persen menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan persuasif mampu membangun kepatuhan berlalu lintas secara berkelanjutan,” ujar Ruslan Padli.

GNI Jabodetabek berharap capaian positif Operasi Keselamatan 2026 dapat menjadi fondasi kuat dalam menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sehingga arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Indonesia.

×
Berita Terbaru Update