Yogyakarta — Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menerima audiensi jajaran pengurus Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia di ruang kerja Wali Kota Yogyakarta, Rabu (13/05/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi program kepemudaan, khususnya dalam isu perlindungan perempuan dan anak di Kota Yogyakarta.
Ketua GAMKI DIY, Mahendra Setyahadi Nugraha, menyampaikan sejumlah agenda organisasi yang tengah dipersiapkan, termasuk program edukasi dan pemberdayaan anak perempuan di era modern. Menurutnya, tantangan sosial saat ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar generasi muda memperoleh ruang aman untuk berkembang.
“GAMKI DIY ingin menghadirkan program yang mampu membangun keberanian, kepercayaan diri, dan kepedulian sosial bagi anak-anak serta remaja perempuan,” ujar Mahendra dalam audiensi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perempuan dan Anak GAMKI DIY, Putri Laoly, mempresentasikan proposal kegiatan bertajuk “Dari Mimpi Jadi Aksi: Menumbuhkan Generasi Anak Perempuan Berani dan Berdaya.” Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar kreatif dan interaktif bagi anak usia 8 hingga 15 tahun melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
Putri menjelaskan, kegiatan itu diharapkan mampu membentuk rasa percaya diri anak, membuka ruang berekspresi yang sehat, serta menanamkan nilai kesetaraan dan kepedulian sosial sejak usia dini. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya Kota Layak Anak di Yogyakarta.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif. Wali Kota Yogyakarta menyambut baik gagasan yang disampaikan GAMKI DIY dan meminta agar organisasi tersebut segera menyampaikan undangan resmi apabila menghendaki dirinya menjadi keynote speaker dalam agenda kegiatan yang akan dilaksanakan.
Selain itu, Pemerintah Kota juga membuka peluang dukungan narasumber dari DP3AP2KB untuk mendukung program yang diinisiasi GAMKI DIY.(LH)

