Notification

×

LSM PERAK Sorot Pengelolaan Dana BOS di SDN Botta, Nilai Berjalan Terbuka dan Bertanggung Jawab

Senin, 11 Mei 2026 | Mei 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-11T03:25:54Z


Luwu, 9 Mei 2026 – Dalam rangka memantau dan meninjau pelaksanaan pengelolaan anggaran pendidikan, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PERAK wilayah Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja resmi ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Botta, Kecamatan dan Kabupaten Luwu, hari Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momen seremonial sekaligus bukti nyata perhatian lembaga masyarakat terhadap kelancaran serta akuntabilitas penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialokasikan pemerintah.

Rombongan disambut secara hangat oleh kepala sekolah, seluruh tenaga pendidik, staf serta perwakilan komite sekolah dan warga setempat di halaman sekolah. Upacara penyambutan berlangsung sederhana namun penuh rasa hormat, diiringi peninjauan langsung ke ruang kelas, ruang administrasi serta fasilitas penunjang pendidikan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua LSM PERAK Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan setiap rupiah dana yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan utama yakni meningkatkan mutu layanan pendidikan dan memenuhi kebutuhan operasional sekolah. “Setelah meneliti seluruh dokumen perencanaan, pelaporan serta bukti pelaksanaan kegiatan, kami menyimpulkan pengelolaan dana BOS di SDN Botta berjalan dengan prinsip keterbukaan penuh, sesuai ketentuan peraturan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan secara jelas,” ujarnya di hadapan seluruh hadirin.

Ia juga menambahkan, tata kelola yang baik ini menunjukkan kesungguhan dan kesadaran seluruh pihak di sekolah akan arti penting pengelolaan keuangan negara secara benar. Hal ini sekaligus menjadi contoh positif yang layak dijadikan acuan bagi satuan pendidikan lain di wilayah Kabupaten Luwu.

Kepala Sekolah SDN Botta dalam tanggapannya menyambut baik kehadiran tim peninjau dan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa seluruh perencanaan dan penggunaan anggaran selalu disusun melalui musyawarah bersama dewan pendidik, komite sekolah serta mempedomani petunjuk teknis resmi yang berlaku, sehingga tidak ada langkah yang diambil secara sepihak maupun di luar aturan yang ditetapkan. “Dukungan dana ini sangat berarti bagi kami, memungkinkan proses belajar mengajar berjalan lancar, fasilitas terpelihara dengan baik dan kebutuhan siswa serta tenaga pendidik dapat terpenuhi secara memadai,” tambahnya.

Mul

×
Berita Terbaru Update