Makassar – Para Ketua RT dan Ketua RW 07 Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui inovasi pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah program komposter sampah organik dari limbah rumah tangga.
Program ini difokuskan pada pengolahan sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, hingga limbah dapur lainnya untuk diubah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pengurangan volume sampah rumah tangga yang selama ini dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Dalam pelaksanaannya, para pengurus lingkungan tidak hanya menggerakkan program, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai teknik pembuatan kompos sederhana. Warga diajarkan cara mengolah sampah organik menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah, sehingga dapat dipraktikkan secara mandiri.
Ketua RW 07 Maccini Sombala menyampaikan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus dorongan untuk membangun kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah.
“Melalui program komposter ini, kami ingin mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat, yaitu pupuk untuk tanaman. Dengan begitu, sampah tidak hanya dibuang, tetapi bisa diolah kembali dan memiliki nilai guna,” ujarnya.
Selain berdampak positif terhadap lingkungan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya.
Edukasi ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup bersih, sehat, serta ramah lingkungan.
Para Ketua RT di wilayah RW 07 juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak warga. Tujuannya agar pengelolaan sampah berbasis rumah tangga dapat menjadi kebiasaan yang tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
Dengan adanya program komposter ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa sampah organik bukan sekadar limbah, tetapi memiliki nilai manfaat besar apabila dikelola dengan benar dan tepat.
